Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2021

Pengurasan

Memandang apa di sana Ia letakkan Telah dan bagai tanpa henti Segala cara dipilih Seakan sia-sia Tanpa guna Sudah umum Bagi mereka yang melihat dipandang tanpa guna Menghambur isi tenaga Juga kekuatan miliknya Tanpa tujuan dan arti berbekas Omong sudah tak berarti lagi... tampaknya... Memandang semua kenampakan lambaian Dengan rendah mata sebagai tempat dipilih Kering dan kematian bunga-bunga ilalang Ditempatkan selaksa yang dipertuan... Semua bukan keniscayaan untuk diikuti Apalagi dipercaya.......

Transformers Bumblebee Movie Animation - All episodes of tanks, Optimus ...

FLM.DANIES PAPUA INDONESIA SENANDUNG DI ATAS AWAN KARYA JHON

Di Suatu Tempat

O Ya Betul Di sini Pernah tertulis Tarian belalang Dikelilingi semut-semut Menyelimuti sarang Menjajaki kehangatan Mentari yang menyapa Menghangatkan hari semakin cerah hingga menampakkan Luas pandang pemberi goda pada kepenatan mata Harap kemudian kembali terbelalak Adanya hal-hal terindah kini Boleh di depan mata mewarnakan Sebuah kesejukan mengalas imaginasi menarinya sketsa warna-warni busana yang telah menjadi inspirasi terkecil namun diagungkan dalam rangkai terbaik sang empunya  >>>>>>>  selengkapnya

Agak Heran

  Terjulur panjang karpet halus bukan untuk ditiduri kucing-kucing liar yang keluar dari belukar tanpa penggarap diseberang telaga bening itu.... Elak tak mungkin dihindar datangnya yang berada dalam barisan itu ingin dimengerti satu persatu dalam diamnya menanti melawan kejenuhan yang menyelimuti wajah-wajah siang dan malam.... Kilau dan pendar meninggi dan membesar telah mengubah bukan lagi yang semula agak heran kini semakin heran ketika wewangian semakin mendekat dan mengelilinganya..... Ebi dan ikan memang sama-sama bisa dibikin asin saat diawetkan dan akan dimakan suatu saat atau menjadi sebuah komodiki dalam bahasa yang agak terasa berkelas dan keren, emang ada bedanya.... ? Mengait hubungan dengan makanan yang sering dijadikan bahan bicara tentang perwatakannya yang menyukai keamisan dan kegurihan demikian kata yang mengerti sedikit tentang kucing yang katanya gemar mencuri walau sudah mendapat bagian..... Aaah ada yang tersinggung, padahal ia cuma mencuri pandang dengan di...

Pengolah

Ketia kan terbentuk demikian.. Tidak untuk dipamerkan seperti dahi Banyolan yang unik dimilikinya Belum lengkap yang lain Menangkap maksud Tak tahunya maksud asudah berlari lagi Ia menimbal tambah selaksa tumbal Ssst ini yang sebenarnya betul betul tentang nya Sebenarnya ia kehilangan Ia kehilangan k sebelum a terakhir Ketia itulah ia menjadi bau Apalagi setelah berkeringat Meskipun begitu Semua dibikin senang olehnya.... Tidak lagi semua melihat apa yang dimasaknya walau ada di depan mata Tidak ada yang membius dari selorohnya Semua alami dan tanpa dibesar-besarkan.... seperti yang mereka kenal saat itu Ia pengolah yang punya pesona.... Tidak sekedar mehilangkan rasa lapar....

Lewat Angin

Kutitipkan pesan Yang singkat saja  Lewat angin malam  Agar kelak  Engkau ingat  Tentang kenyataan  Yang sebenarnya  Bukan apa yang jadi  Anggapanmu semata  Semilir angin memang tak tampak  Oleh matamu  Jangan memaksa beban  Pembodohan semu tanpa arah....

Kecocokan ...

Lihat dia  Udah cocok  Maunya langsung Menyisa rasa ingin  Punya sedikit selidik  Tentang sebenarnya dia Hingga harapan tidak jadi  Bertepuk sebelah tangan  Sepertinya baik bila  Telah menjadi kecocokan  Hingga bunyi kedua tangan....

Apa Ngaruh?

Uniknya orang semakin hari semakin tampak Itu dulu hanya kudengar seperti slogan... Atau cuma sebatas pemandangan promo dan kampanya Pada banner dan spanduk di pinggir-pinggir jalan Berangsur sedikit demi sedikit tanpa terasa... Kebinnekaan dan keragaman tentang manusia itu akhirnya dapat dirasakan dan  terasa menjadi indah Begitu kira-kira sejak mengenalnya..... Pernah suatu hari kucoba mencari saat terbaik untuk mengatakan terima kasih kepadanya karena pa yang ia lakukan sangat berarti dan menopang kehidupan saya teman-teman juga para keluarga yang dimiliki oleh kita.... Tanpa kuduga ekspresi yang ia berikan Bahkan seperti lupa betul hal baik yang pernah ia lakukan pada banyak orang? ... seperti wajahnya yang berjuang mengingat sedikit perlahan... ia berucap " Apa ngaruh?" I hanya menganggukkan kepala beberapa kali dan tampak belum ingat apa yang telah ia lakukan Tiba-tiba ia menunjuk anak-anak yang sedang larut dalam kegembiraan bermain di pantai "Ketika saya dalam ke...

Pelantun

Tak kusangka  Bertemu engkau jua  Yang selama ini hanya kudengar  Suaramu yang begitu merdu  Kau berbuat demikian  Hingga arah semua hanya padamu  Yang memiliki keaslian nan unik  Mencuat semua sanjungan tertuju  Hanya untuk dirimu seorang  Namun engkau kini  Kembali hanya tersenyum  Tanpa mau bicara pada diriku  Walau pun hanya sepatah kata saja...

Ngalir Aja

Awal yang baik  Ada harap  Yang terbersit  Akan mendapat yang baik  Hingga akhir jalinan kita  Memadu gelora rasa  Tanpa ada  Yang saling memaksa  Hingga kita bisa tahu  Yang terbaik untuk bersama.

Karena Dilukis

  Wajah ini jadi ada  Muncul  Biar tak terkemuka  Wajah ini jadi enggan  Lompat  Apa lagi terbang  Setinggi burung camar  Berat  Bukan alasan pantat  Biar sayapnya sepasang  Umur  Jelas tepat mengukur  Dibesarkan oleh keadaan  Pakan  Ditempat penuh desakan  Masih kecil hanya harusnya Untung  Sering ditimbang  Membikin bingung  Masih kurang adanya lambung

Pilihan Ringan

Kalau itu belum tepat  Anggaplah sebagai sebuah pilihan  Kita semua ingin dimudahkan  Juga merasa diperhatikan  Untuk apa harus selalu  Memeras otak berlebihan  Tidak akan pula menghasilkan  Tetesan santan bila itu yang dicari  Mengerti apa yang harus dilakukan  Itu udah cukup bagiku  Hingga nanti kita dapat  Berjumpa lagi pada saatnya.

Peramban

Preambul diucapkan olehnya  Dengan lantang sambil menepuk Teman berlajar saat kecil  Rumusan yang dihafal  Dibangku dengan teman duduknya  Saat masih mengenyam  Dasarnya nama pendidikan  Yang tidak diteruskannya  Namun tak pula ada yang lalu  Mengecilkan ia yang wajahnya  Selalu ceria kepada siapa saja  Apalagi yang dikenalnya  Kecintaannya pada ternaknya  Tidak menyurutkan niat mencari  Makanan untuk mereka biar  Gerimis atau hujan  Seperti kesetiaanya mengingat  Pengetahuan yang pernah ia dapat  Tentang pengetahuan sosial juga  Sejarah yang sering jadi obrolan  Jika jumpa dengan teman lama....

Da....da....!

Caramu emang begitu.... Ya ... butuh waktu untuk mengerti  Akan kepergianmu dan maksud  Peristiwa yang telah mempertemukan Walau dapat dikata hanya sejenak  Hingga lambaianmu  Saat pergi ketika itu .... Terbayang di sana........ selalu ada.

Berteman Pasir

  Engkau bukan penghuni asing  Di planet ini  Engkau tidak berkotek  Mereka telah mengerti Tentangmu lebih banyak  Walau aku baru sedikit  Punya kesempatan  Mengenal tentangmu  Yang kutahu  Menyanyi seperti mereka  Bukanlah bagian atau caramu Engkau tetap tenang  Meskipun  hanya berteman  Dengan pasir pasir  Juga rerumputan dasar  Yang tanpanya tak pula selalu  Memunculkan diri dipermukaan itu.

Hingga Selutut

Jumpa ia di sana  Ingat sekali yang melekat  Warna busana kesayangan Murni elok aslinya  Kini.... Wajah kota ini Turut mengubahnya Bagai mana ia tampil  Juga tentang perangainya  Lututnya dulu  Nyaris tak pernah  Menjadi bagian yang ditampakkan  Lalu kemudian hingga kelutut Sebagian telah bicara  Saat tak lagi jumpa dengannya  Semakin berani saja ia  Melebihi semua itu  Melenggang di keramaian  Jalanan dan juga pertokoan  Aku tak banyak mengenalnya Tentang ia lagi yang telah berubah ...

Asosiasi dan Asumsi

Berada di bangku belajar Ketika dekat denganmu saat itu Tetap saja menyisakan kebingungan Yang kusimpan sebagai kenangan kita Antara perasaan yang tak terungkap Juga kekagumanmu pada dirimu Suasana harus dapat kuterima Bila sangat sulit untuk mengeja Lebar dan panjangnya penjelasan Dalam bercampurnya pembagian dan Juga pengurangan seraya menguras logika Paparan tentang asosiasi seperti hanya berputar Di dalam indra pendengaran tanpa terbawa hingga kepada pemahaman palagi memecahkan persoalan menjadi jawaban yang bisa benar Ada asumsi yang meringankan Walau terkadang disebut hanya anggapan Namun mengagumimu saat itu bukanlah hanyaa anggapan Hingga kini pun itu tetap ada semuanya padamu Hati dan cara pandangmu tetap saja bagai permata Untuk banyak perkara yang harus dikerjakan .... Namun entah dimana engkau kini Tak tahu kepada siapa lagi harus bertanya......