Secepat itukah? Kening itu menjawab Namun mimiknya dipenuhi Keingin tahuan oleh kejutan Arah bicara belia yang berhadap Pelantun cinta yang ingin segera Berucap isi hatinya dengan segera Ia beranjak perlahan Menuju sudut beranda Lalu membelai dedaunan Yang tumbuh di dekat anggrek Bibir manisnya mengucap lembut Tentangnya yang telah lama tumbuh Terus-menerus tanpa ia tahu seberapa Cepat ia telah merambat dengan lebat Ia mengalir bersama - sama dengan semua Keadaan yang tumbuh dan membesar Tanpa pernah ia melihat dan mengamat Dalam kejelian ukuran yang dapat terungkap utuh oleh kata -kata jika harus segera menjawab semua tanya itu.