Skip to main content

Posts

Eksperimen Dapur

Suasana cerah datangnya pagi,  Kubayangkan secerah wajahmu,  Kelak setiap pagi kan kujumpa,  Mengandai perkenalan kita indah,  Ini bukan hanya untuk sekarang saja,  Gegas khayalku menerawang lebih jauh,  Asa menyatakan isinya hati, semakin sulit terbendung tatkala wajahmu selalu memenuhi setiap ruang gerak dan langkah kaki ini,  Tiada pernah ada sisa untuk mengganti dengan segala rupa yang juga bermunculan,  Akankan kubiarkan semua bayangan itu menghilang begitu saja,....?  Syair lembut yang menjadi senandungmu mengisi setiap pagi yang setia mengawal langkah kecil terbangunya kita, terngiang berulang seolah terbuka rapi bagai kelupas tipis lapis demi lapis bulir bawang merah sebelum ia mewangikan yang tersaji; Keraguan dan debaran akan bayangan kenyataan, bila saja menjumpai tepukan sebelah tangan terasa memberatkan sebagian, menekankan pilihan untuk tetap berdiam tanpa mengatakan pun, seperti telah membuang kemungkinan dan mencampakkan rajut...
Recent posts

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Hujan

Apa yang digemari, untuk dibayangkan Apa yang dinanti dan dikatakan  Anggap saja bukan kenyataan.... Bila itu memang demikian, Begitu kumulai, seperti langkah awal tanpa menghitung berapa jumlah langkah... perlu dimiliki Bersama siapa sembarang orang boleh,  menduga, akan apa cerita tersembul  mungkin dalam rencana dan jadwal ketidaktahuanku akan keberentungan terbaik yang telah disediakan alam.. dalam terang... dan gemilang datang menawarkan yang termurah dan terbaik bahkan gratis dan bahkan praktis.... amis..... oh tidakkah ia tawar air itu yang tawat, ia tidak pernah menawar berapa harga harus dibayar? ==: Seperti embun di pagi yang ranum, Impian hadir, semerbak harum. Langitnya biru, tanpa setitik awan kelabu, Keyakinan membumbung, setinggi arimu. Namun, hidup bagai musim yang berganti, Tak selalu cerah, tak selalu berseri. Kadang badai datang, tak terduga menerpa, Mimpi yang indah, terhempas dan terlupa. Lihatlah hujan, yang turun tanpa permisi, Membasahi bumi, sunyi...

Menyerupai Pesta Payung

Memandang dengan melambatkan langkah Dijejali dengan bertambahnya rasa ingin Mengerti akan perhelatan yang berlangsung  Jajaran rancangan gamis terbaru   Juga terindah yang kulihat  Usai melewati jajaran beraneka payung  Terbuka bermacam warna dan bahan... Payung plastik, payung kain, payung kertas juga bahan campuran tertata apik seolah menjadi gerbang super artistik ... Telah menusukkan dalamnya gelitik  Ingin tahu teramat sangat membikin hati tak mampu berkutik... .. .🌏🙏

Sekelumit Catatan Hati di Kala Sepi

Mengenang tentangnya Mengenang ia di kota tua itu Tanpa memiliki sendiri tempat berteduh   Tanpa dikenali sebagai penghuni asli  Kejelasan yang memilikinya  Adalah sebuah nama  Yang acap disebut  Oleh para jelata hingga ilmuwan  Sebagai sebuah ketidakpastian... Kebendaan yang mustahil digenggam Apalagi sampai dihitung... Mengusam dan kian mendekil Nama mahkota telah bernama  Bekas yang tidak lagi berkelas.... Kedatangan ia yang mampu mengubahnya Adalah perantau tanpa nama... Hela napaz dan cara pandangya  Memuaskan juga terasa Semakin mengenyangkanya ... Mengubah banyak hal... Sekelumit apa yang akan dibagikan Kepada mereka yang ingin mendapatkan Adakah arti semua itu  Usai mereka mampu dilihat, Adakah darinya menyemat makna Manakala mendengar teriring pengurai melebarkan setiap bagian demi bagian... Akankan semua penambah yang menghimpun setiap rinci memelekkan  kehasratan para penggamblang setiap pemilik nafsu meskipun terasa semu..? T...

Melodi Puisi dan Harum Bunga: Sebuah Perjalanan Rasa

kata syair dan musik: bunga wangi : dari tempat tinggi langkah pelancong kini semakin jauh daratan berlalu dalam aneka sajian keindahan memanjakan mata yang menatap pen... == Di relung hati, melodi mengalun, Kata bersemi, dari sunyi yang lama .... Bukan sekadar aksara, namun rasa yang bersahutan, Mengukir jejak, di lembar waktu yang tak berhaluan. Harum bunga mewangi, di taman kenangan, Setiap kelopak, menyimpan rindu yang tak terbilang. Semerbaknya menyentuh, kalbu yang dahaga, Membawa kembali, bahagia dalam setiap asa. Puisi dan bunga, dalam irama yang sejalan, Mengajak jiwa, pada perjalanan yang mendalam. Menyusuri labirin hati, menemukan makna, Bahwa rasa sejati, tak pernah fana ...   

Baku

 seperti datang tanpa diundang masa yang menghampiri engkau terbentang sebelum penuhnya kesadaran menemukan bagian sebagai apa saja ditempatkan sebagai sisaan tidak kurang bahan pengolok jadi kebanggaan  menghibur diri menjadi bagian ketertinggalan sejatinya semua sudah tidak lagi berarti hingga mereka ingin mencari lagi keaslian sementara yang lain sudah terlanjur sayang mengartikan kemiripan bukanlah kepalsuan kunjung jauh demi mendekap sebuah bayangan karena ketiadaan sudah jauh dan berlamaan dari tetes-tetes kecil bening aliran kisah ditengah dasar bebatuan menjadi tegukan telah raib oleh susulan kebangunannya jauh dari sepotong kisah kesayangan tentang bagaimana padi emas dipilahnya menjadi bagian penamaan  akan bagaimana dirinya melembar lebarkan lukisan yang dibuat dengan sangat berat.... Jika ia memang harus ada Jika ia tidak boleh tidak ada Bukankah itu maksud yang sama Agar nama itu tidak sia-sia Seperti penjahit memutar mesin menggerakkan jarum tanpa menyentuh ...