Skip to main content

Sekelumit Catatan Hati di Kala Sepi



Mengenang tentangnya

Mengenang ia di kota tua itu

Tanpa memiliki sendiri tempat berteduh 

Tanpa dikenali sebagai penghuni asli 

Kejelasan yang memilikinya 

Adalah sebuah nama 

Yang acap disebut 

Oleh para jelata hingga ilmuwan 

Sebagai sebuah ketidakpastian...

Kebendaan yang mustahil digenggam

Apalagi sampai dihitung...

Mengusam dan kian mendekil

Nama mahkota telah bernama 

Bekas yang tidak lagi berkelas....

Kedatangan ia yang mampu mengubahnya

Adalah perantau tanpa nama...

Hela napaz dan cara pandangya 

Memuaskan juga terasa

Semakin mengenyangkanya ...

Mengubah banyak hal...

Sekelumit apa yang akan dibagikan

Kepada mereka yang ingin mendapatkan

Adakah arti semua itu 

Usai mereka mampu dilihat,

Adakah darinya menyemat makna

Manakala mendengar teriring pengurai melebarkan setiap bagian demi bagian...

Akankan semua penambah yang menghimpun setiap rinci memelekkan  kehasratan para penggamblang setiap pemilik nafsu meskipun terasa semu..?

Tiada semua itu menuju, sebagai sebuah tanya kepadamu yang merasa tidak mampu, sebagaimana kau telah tahu, mereka yang memberi karena hanya satu dalam penyebab, yakni tiada lain karena mereka memiliki, berlaku pada mereka yang memiliki berlimpah juga memereka yang hanya punya sekelumit saja... 

😥

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...