Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

Ingkar lagu

Senandung Pagi Nyanyi sendiri Mengusir sunyi di sepinya pagi sembari mandi Bukan istimewa pun mengusir takut Mengalir bebas nyanyian hati menyambut hari Membayang wajah elok dijumpa nanti Menunggu dalam sabar menguntai jeda Menyaksikan cerah langit berlukis iringan awan Menarikan laju tempuh arakan menggugus  hingga memanjang  Menyambung dua arah jauh yang dipisah oleh jarak.......

Menatap Cinta

Ingat Ingat ! Apanya ya .. Gumam kecil dalam hati Ketika setengah memaksa Engkau meminta Seperti harus Meretas ingatan Tanpa ada tanda pengingat Adalah matamu Dan cara pandangmu Yang laksana membukakan Indahnya kenangan Yang terpendam dalam hati Dan tak mungkin terlupa Hanya saja Engkau kini Dan segala perubahan Yang sempat bikin ragu Atas anggun serta pesona Bak para pesohor dan mereka Yang telah menjadi kalangan ternama Atau top dan kadang disebut beken dan keren dengan segala atribut kekinian  ah ... kamu bisa  aja!

Jail Mata

Jika saja Roda telah berputar Lupa dikau Pada kisah sendu Mokal kau sebut juga Faedah diteguk Gumam serta mengangguk Harap mengail kekeruhan Ingin tampak muka Jelas namum merupa bayang Ketika kaca hitam berhadap sudah.

Setitik Warna

Sebenarnya ada tanpa gumam atau bisik Sedikit atau banyak keluar dari bibirnya Saat melihat sekecil butiran debu dibelakang Pada posisi kaki bergoyang bersama irama Ia bagai bagian yang turut menarikan ritmenya. ....

Arah Angin

Arah Angin : multi arah Takaran Kini ku mencarinya Untuk siapa lagi Jika ruang jawab Menanti adanya isi Dari terbukanya dua tangan Searah ang...