Skip to main content

Hujan




Apa yang digemari, untuk dibayangkan

Apa yang dinanti dan dikatakan 

Anggap saja bukan kenyataan....

Bila itu memang demikian,

Begitu kumulai, seperti langkah awal tanpa menghitung berapa jumlah langkah... perlu dimiliki

Bersama siapa sembarang orang boleh,  menduga, akan apa cerita tersembul 

mungkin dalam rencana dan jadwal

ketidaktahuanku akan keberentungan terbaik

yang telah disediakan

alam.. dalam terang... dan gemilang datang

menawarkan yang termurah dan terbaik

bahkan gratis dan bahkan praktis....

amis.....

oh tidakkah ia tawar

air itu yang tawat,

ia tidak pernah menawar

berapa harga harus dibayar?

==:


Seperti embun di pagi yang ranum,

Impian hadir, semerbak harum.

Langitnya biru, tanpa setitik awan kelabu,

Keyakinan membumbung, setinggi arimu.


Namun, hidup bagai musim yang berganti,

Tak selalu cerah, tak selalu berseri.

Kadang badai datang, tak terduga menerpa,

Mimpi yang indah, terhempas dan terlupa.


Lihatlah hujan, yang turun tanpa permisi,

Membasahi bumi, sunyi dan berisi.

Jika payung tak sedia, diri kan basah kuyup,

Kenyataan berbeda, dari angan yang tertiup.


Maka, ingatlah pesan bijak bestari,

Sedia payung, sebelum hujan sehari-hari.

Hadapi kenyataan, meski tak sesuai mimpi,

Dengan persiapan matang, hati tetap bersemi.


Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja