Skip to main content

BReaM usil Mu, "Auu aah ...!

saat-saat ini
dimana-mana
orang-orang
berbondong-bondong
berduyun-duyun
bahkan nyata-nyata
rela berdesak-desakan
tidak sekali-sekali
melainkan terus-menerus
katakanlah susul-menyusul
untuk menjadi yang utama dan terutama
sebagai yang paling update dan juga eksis
dengan rupa motif yang tidak semuanya sama
ada yang dapat dikenali dengan langsung maunya
ada yang juga mungkin sebenarnya tiada mengerti
tujuan melakukan semua itu kecuali hanya ikutan saja

yang kutahu ada
bagian lain tentang dirimu
lain dengan orang memandangmu
atau sedikit berbeda tiada maksud atau tendensi
kubiarkan engkau juga mampu mengenali dan mengerti
setiap kelincahanmu kaujadikan masalalu ketika saja disana
seolah menjadi biasa saja terasa nyaman dan lebih  melegakan
semua berkat olah sulaman pengalaman akan langkah dan perjalanan
dari setiap pengalaman dan pengamalan tidak perlu menjadi yang utama
kebaikan itu harus nyata hidup dalam setiap langkah bahkan tutur kata
dadaku bergetar ketika kau katakan itu dengan tegas seolah nafasmu
menembus seisi rongga dada membarakan kedinginan yang panjang sekali,
kusadari itu bukan keusilanmu lagi yang datang, jika mungkin ia yang selalu bersamamu,,






 
 🏆Rasanya teringat sudah
Sentuhan permukaan .... juga bulu-bulu
Sebagai rambut terluar...
Terbaik telah memberikan kehangatan : Terisi pelumas mesin melancar dan meringan tangan, memudahkan pintalan, dan mengajak bentuk baru selimut kereta tua menjajaki pencarian tembang buat dijajakan selayak kalung berbahan mulia.

Mudah dalam tata tanpa mengusik apa yang terbaik telah lama ada jadi pengiring ;
T@mpang pengacau belum mengisi sebenarnya arti dirinya berada,
Penggaduh terlantang hanya dapat terlihat sebagian; 
D!lakukan berulang seolah pengambilan disilahkan, Rintihan didengar hingga kursi tertinggi, tribun teratas dan mungkin pejalan di luar mengerti akan birama dimainkan malampaui ukuran biasa... menonjol melebihi permukaan mass@, lalu hmmm... decak kagum memberi tepuk 
 
~[]~ tangan

Sesaat kupandang engkau terbalik, karena adanya kaca yang mengacaukan letak dan batas mata memandang; 
Berujung kian keras pada merambatnya kelembapan lilitan memaksakan ucapan tersamar menghalau curiga... mengendurkan niatan berlari 

Puting mamalia tergambar lurus dengan horisontal pembawa lensa; jauh dari rimbun pohon tempatnya beradA...
Mendengar lantunan terombang-ambingnya biduk kecil dibatas muara meminta jawab pada Malam Jumat Kliwon, hari sebelum datangnya yang terbesar mencicip hidangan bakar menu samudra....

Lalu tiada akan kucari ketepatan asal, tiada penting muasal bagiku nyanyian dari dunia lain , selain ada tenaga yang berdatangan memberi dengan sepenuh hati mengisi penguat rongga hingga menyuarakan apa saja yang disebut terbaiknya .... keadaan terhembuskan..
Buat kita , juga ...





Tiada lagi desakan kecurangan bagi sepenuh hati kedatangan pemerhati terpentingnya ;
@ndai sulap hingga sihir dibanggakan Wangi polesan alihkaan alasan karena memenuhi permintaan  sang pemilik mahkota itu bagai dongeng buat bocah ingusan belaka .... nyata suara itu mampu bicara pada levelnya, untuk diterim@




Efek Visual berjuta tangan;
Menjadi tampak bukan bagian atau belahan kisah kemarahan air, bukan bualansuara mulut berbibir dengan polesan tebal, Riak dan arahnya menyepah minum-minuman, berkadar serba-serbi menyorong tenaga agar menjauh dari letak....

Penyimpan usang berharga gengsi penghargaan kerumunan jari-jari tergemuk: 
Memabukkan kesadaran sesaat kantung-kantung baja penyimpan permata juga bertumpuk tinggi lembaran dalam nilai tukar tiada mampu memasuki dompet pemilik lagi...
telah memoles wajah kian dibingungkan dan keadaan mengambil tanya tiada kuas@.... terpaku diam membisu  , tahu akan yang mendatanginya adalah.... mas@ !@!U....

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja