Skip to main content

Posts

Selfie Mulu

Lagi Fresh: Selfie Mulu : Isinya apa Gak penting Senang saling bersapa biar puas rasa hati Asal jangan sampai Lagi dibilang Selfie mUlu katanya Ampe lupa ada dimana s...

DENGAN HIASAN PERCA JUGA

Color, sudah ada... Selebihnya kemeja, potongan been an jeans, potongan rok  dan beberapa lagi yang tidak berbentuk  Tidak pula ada akan dibentuk atau ditambahkan jadi sesuatu  Hingga ia jadi sepotong cerita kecil... Di tempat sesepi ini... Ini pun tidak akan muncul bila tidak ada sepasang mata cinta yang meneriaki kumpulan perca itu dihuni kucing pendatang yang mencoba-coba merasakan keempukan dan kehangatannya... Walau tak tahu banyak tentang maksud dan tujuan adanya dia disana, kuyakini dia termasuk binatang yang akan minum jika haus. Artinya ia sangat membutuhkan air. Anda boleh beranggapan, wah ini orang mencintai binatang, silahkan. Tetapi kalau pun sebaliknya juga tidak apa-apa untuk sekedar memiliki anggapan. Namun saya memperhatikan ia yang meneriaki merasa tidak aman dengan seekor pendatang yang bisa kehausan tersebut. Lalu dengan membawa sebuah gayung berisi penuh air menuju tempat itu, ternyata  sudah cukup, bukan saja untuk mengusir dahaganya kucing (dia...

History of AI

 Hello, dear readers! Welcome to another edition of my blog, where I share my thoughts and opinions on various topics related to technology, science, and culture. Today, I want to talk about something that fascinates me: the history of AI. AI, or artificial intelligence, is the field of computer science that aims to create machines or systems that can perform tasks that normally require human intelligence, such as reasoning, learning, decision making, perception, and natural language processing. AI is not a new concept; in fact, it has a long and rich history that spans centuries and continents. Let me take you on a brief tour of some of the milestones and achievements that shaped the development of AI. The term "artificial intelligence" was coined by John McCarthy in 1956 at a conference at Dartmouth College, where he invited a group of researchers to discuss "the conjecture that every aspect of learning or any other feature of intelligence can in principle be so precis...

The History of the Class

 Have you ever wondered how the concept of class emerged in human societies? Well, wonder no more, because in this blog post I will give you a brief and hilarious history of class. Class is a way of dividing people based on their economic and social status. It is often related to factors such as wealth, income, education, occupation, culture and power. But how did it all start? Some historians trace the origins of class to the ancient civilizations of Mesopotamia, Egypt, China and India, where complex societies developed hierarchical structures based on different roles and functions. For example, in ancient Mesopotamia, there were four main classes: the king and his family, the priests and nobles, the free citizens and the slaves. The king was at the top of the pyramid, while the slaves were at the bottom. The priests and nobles had access to land, education and religious authority, while the free citizens had some rights and duties, but also had to pay taxes and serve in the army....

Vaksin gagasan emang oye ...Kako ?

Lagi Fresh: Video ? : Ah bisa aja .... Nanti dikira peculiar Video terbaik tentu saja menjadi kesukaanku Apalagi digarap dengan sangat detail Enak ditonton dan ti... =<%*%>= banyak sudah  yang  bertambah  sangat asing dulunya  kini kukenali sudah  banyak sudah  tiada terbantah  nustahil  menghitungnya  tetap asing nama dan kisah banyak muncul  dalam gerak nan jamak  menjadi gambaran adanya  beda dengan lukisan tua  juga  poto hitam putih  yang tidak mau bersuara... kepastian itu milik masa lalunya... 🌏

Seolah Hasrat Yang Kandas

Apa yang kukenal tentangmu Adalah wajahmu Itu yang jelas....! Apa yang tidak kutahu tentang yang lain tetap milikmu sendiri...! Meskipun telah lama Meniti lembaran-lembaran peristiwa Saat kita pernah bertemu Juga melangkah bersama Tiada yang dapat kausembunyikan Keinginan untuk mencapai titik itu Menjadi bintang terindah di sana Dimana semua orang bisa melihat Kukatakan saat itu Tidak ketika semuanya Berjalan dengan tiada duga membawa kita kita jauh berada ditempat yang tidak lagi bisa dibilang dekat Masih terberbersit akan kekuatan yang engkau miliki Pasti akan menemukan lagi peluang terbaikmu menuju ke sana bahkan bisa jagi ke tempat yang lebih baik Terkadang ada nugerah yang tak dapat dihalangi.... bukankah itu bagian kata yang menyemangatimu pula..... tetap kuat hingga kini, menuju ke banyak tujuan....?