Skip to main content

Seolah Hasrat Yang Kandas

Apa yang kukenal tentangmu
Adalah wajahmu
Itu yang jelas....!

Apa yang tidak kutahu
tentang yang lain
tetap milikmu sendiri...!

Meskipun telah lama
Meniti lembaran-lembaran peristiwa
Saat kita pernah bertemu
Juga melangkah bersama
Tiada yang dapat kausembunyikan
Keinginan untuk mencapai titik itu
Menjadi bintang terindah di sana
Dimana semua orang bisa melihat

Kukatakan saat itu
Tidak ketika semuanya
Berjalan dengan tiada duga
membawa kita kita jauh berada
ditempat yang tidak lagi bisa dibilang dekat
Masih terberbersit akan kekuatan
yang engkau miliki
Pasti akan menemukan lagi
peluang terbaikmu menuju ke sana
bahkan bisa jagi ke tempat yang lebih baik
Terkadang ada nugerah yang tak dapat dihalangi....
bukankah itu bagian kata yang menyemangatimu pula.....
tetap kuat hingga kini, menuju ke banyak tujuan....?




Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...