Skip to main content

Posts

Arah atau Dampak Buntutnya

Yang jelas aja  Bro  Kalau kau tau  Mau kemana  tujuan  Yang bener  Bro  Emang itu  Yang penting capek  Ah yang pasti Bro  Emang udah bisa  Kalo capek pasti nyampek  Tunggu apa lagi  Bro  Ngomongin arah  Udah pasti langsung tahu  Udah gitu  Bro  Dampak ada yang  Kadang nggak kehitung  ....

Untuk Cinta

Untuk cinta yang diberikannya Untuk temannya yang terlihat dan yang tidak  Untuk saudara kecil dan tertuanya  Dengan senyum ia menambahkan  Teman-teman kecil hingga sekarang... Juga orang tua asli dan para orang tua Yang menganggapnya seperti anak sendiri... Ia ingin mempersembahkan penampilan  ...... Yang lain masih saja  Bertanya bermacam - macam  Juga dengan gembira Tetap dijawabnya  Sayang karena waktunya dibatasi  Ia akhirnya tak sempat tampil..... Kok bisa....? Yang penting ungkapan cintanya nyampe....

Perbekalan

Yakin atau nggak  Boleh dibilang orang  Keadaan itu membuat ia  Selalu membawa serta  Miskipun tangan harus menjinjing  Bawaannya tak terbilang  Dengan hitungan  Tas punggung hanya pemudah  Baginya dalam mendaki  Saat kering maupun basah  Kaki melangkah tangan menggandeng  Pengait juga pengaman jalan terjalnya  Kutahu ia tak sembarang membuka  Saat hujan mengguyur seluruh jalan  Ia tetap melangkah tanpa membuka  Hingga tiba pada pilihannya berhenti  Perbekalannya bukan hanya untuk dibawa  Tanpa untuk dinikmatinya.....

Siniskah Orang Itu?

Hemmmm  Mengangguk angguk  Wowww  Ia suka guys....! Plok... plak... plus.... plauk.... Telapak telapak saling bertemu  Menyambut rasa hati  Akan penerimaan sambutan  Meskipun mengenali... Akan rasa senangnya itu  Masih bersyarat.... Saggy. Washing.  biasa  Ia begitu  Tak pernah tahu  Keaslian Atlanta kutubnya  Punya cerita  Tempat kakinya diletak  Tanpa beku.. Atau kedinginan. Dibuat oleh tempat... Ia bukan kekasih Shinta  .

Mau - Maunya ...

Mengikis akan besarnya kewaspadaan  đŸ™„tiada berlebihan, bila ia akan berucap  Demikian dengan perlahan  Usai menjalani sekian langkah  Tiada manfaat yang dipetiknya... "Mau-maunya, untuk apa pula jika tidak ada yang minat juga kasih untung ..." Yang baru kenal tiada tahu bagaimana gumamnya  sepelan apa dapat didengarkan...bahkan yang belum terucapkan  Yang baru kenal dan terlanjur sayang bahkan lebih sulit lagi mendengar apa adanya dia punya maksud. Melewati bulan dan tahun -tahun pilihan terbaik dipilihnya apa saja yang dia anggap digemari orang lain hingga ia mau lakukan ,dengan keuntungan menjanjikan~ anemia you  tetap bagian terbaik yang diberikan ; meskipun yang lama dibiarkan juga akan semakin baik melengkapi karya barunya. Ia akan tahu dirinya lebih utuh dan memunculkannya maksimal secara kompleks... tanpa harus merasa rugi ; karena semuanya yang dibuatnya tetap utuh pula... Ia mungkin berkomentar akan hal ini dengan zerupa, mau -maunya nengok k...

Dilirik Sejak Awal

Setelah mengajak pindah  Untuk duduk di beranda belakang  Kulihat ia memiliki pandangan yang sangat istimewa... Tentang pengikutnya yang telah diliriknya sejak awal... Akan kepekaan, kecepatan dan akurasi langkah yang diambil oleh ia yang baginya seperti selalu dipapah oleh sosok lain penuntunya dalam menuntaskan banyak perkara  yang diserahkan kepadanya. Mungkin ia pernah dalam situasi yang tidak beruntung dalam menempuh pendidikannya, mungkin ia dapat dikatakan terendah dalam tingkatan itu tapi banyak urusan saya telah coba ia bahkan menuntaskan dengan matang dan memuaskan jauh diatas mereka yang beruntung punya pangkat tinggi karena pendidikan. Sejak awal sudah dilihatnya keistimewaan yang dimilikinya tentu oleh pemimpinnya yang juga punya kepekaan ekstra. Ia menaruh rasa hormat akan tugasnya  terkadang melebihi kepada pemberi perintah. Banyak manfaat dapat dipetik ketika mendengarnya dalam kualitas hasil dan kecepatannya bahkan banyak ide segar yang disumbangkann...

Rileks

      Rileks : Walau sudah beberapa menit istirahat Badan masih terasa panas  usai mengitari beberapa kali  track sepanjang taman Luas taman yang men...