Skip to main content

Mau - Maunya ...

Mengikis akan besarnya kewaspadaan 

πŸ™„tiada berlebihan, bila ia akan berucap 

Demikian dengan perlahan 

Usai menjalani sekian langkah 

Tiada manfaat yang dipetiknya...

"Mau-maunya, untuk apa pula jika tidak ada yang minat juga kasih untung ..."

Yang baru kenal tiada tahu bagaimana gumamnya  sepelan apa dapat didengarkan...bahkan yang belum terucapkan 

Yang baru kenal dan terlanjur sayang bahkan lebih sulit lagi mendengar apa adanya dia punya maksud.

Melewati bulan dan tahun -tahun pilihan terbaik dipilihnya apa saja yang dia anggap digemari orang lain hingga ia mau lakukan ,dengan keuntungan menjanjikan~ anemia you  tetap bagian terbaik yang diberikan ; meskipun yang lama dibiarkan juga akan semakin baik melengkapi karya barunya. Ia akan tahu dirinya lebih utuh dan memunculkannya maksimal secara kompleks... tanpa harus merasa rugi ; karena semuanya yang dibuatnya tetap utuh pula...

Ia mungkin berkomentar akan hal ini dengan zerupa, mau -maunya nengok kebelakang... !

Yang baru kenal jangan disalahkan, kalau ia orang yang selalu berpikiran maju... semaju apa.... ?

πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜€πŸ™„πŸ˜

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja