Skip to main content

Posts

Kesanggupan

Lingkar jemari itu  Memaniskan ruang yang semakin  Semarak dengan cahaya  Kerling kilaunya isyarat cinta  Kesanggupannya untuk berada  Erat dalam dekap  sampai ujung  Kisah berbatas luas lautan  Hingga jauhnya melampaui batas  Mata memandang  Tanpa harus pergi ia berdiam  Hingga ada pertanda  Untuknya yang telah sekian  Lama menanti pertanda yang  Sangat berarti baginya.... Karena ia telah  Memiliki kesanggunannya  Dalam cara menanti 

Via Vallen - Kita Bisa (From "Raya and the Last Dragon")

Penyam edited

Saat ini di tengah malam yang sepi sekali sangat sunyik bisa kusebut begitu... tanpa terdengar suara kendaraan raung-raung knalpot yang  tidak jarang dapat menjadi kebanggaan manusia modern sebagai salah satu pelebelan dirinya juga yang menjadi tungganngannya melaju dengan cepat kesana-kemari menuju tempat-tempat yang menguntungkan atau wilayah-wilayah yang menjanjikan semuanya terasa sunyi sekali semua lalu-lalang itu tidak ada.... sunyi itu ditambah lagi tanpa penerangan yang pernah kurasakan sebagaimana ditempatmu, mungkin yang selalu terang baik malam atau siang Mungkin bagimu mencekam dan menakutkan.... Meskipun bukan seorang penulis handal apalagi seorang editor terkenal yang dapat memberimu kabar dengan sangat menarik kucoba saja huruf demi huruf kurangkai biarlah menjadi kata agar kata-kata itu bisa menyatu layaknya kalimat-kalimat. Harapan kecil semoga kalimat itu sampai kepada dirimu. Teruntuk yang mengeluh, atau merasa gagal. merasa tidak berdaya dan tidak memiliki kemam...

26 Tempat Misterius yang Bisa Kamu Kunjungi Jika Berani

Mendidih

tinggalkan pesan sesingkat sms terketik sudah cukup menjadikan ia tergelitik adalah keindahan mengenal apalagi bisa bersamanya yang mereasa bebas memiliki dirinya sendiri dan tempatnya mimijakkan kaki manis tuturnya semanis seduhan mendidihnya minuman kesukaan yang dinantinya bersila usai bercakap dalam lajur mulanya menutup guyon bagai diatas tungku tua menjauhkan sungup makna candanya.... bukan untuk siapa ia membuka kawasan luas berjajar dahi yang meminang keraguan jumlah belia merasa  terlalu lama menantinya datang lagi .....

Bukan Wilayahmu

Menyapa ia dengan caranya Bangsat ia bilang biasa Monyet ngapain mendekat Menjauhkanmu dalam cinta Pilihan baginya terbaik Mari masuk sejenak Mendekat dan bicaralah Hanya kemanisan basa-basi Monyong gak pakai ragu Udah mengap gak perlu banyak cakap Lagian dia tahu belianya kamu di tempat itu runyam bila dibiarkan pemangsa tak meraungkan kelaparannya  secepat anak panah taring dan gerahamnya bukan terbaik untukmu bila waktunya tiba kau pun akan dibuat mengerti saat cakram terbaikmu terbuka baginya kan...

sekilas

pada permukaan ia berlari cepat melintaskan kibas ada yang lain juga kesana mengekor saja pasti tertinggal ada yang lihat ada yang bergerak juga ada komentar tentu masih ada yang diam tidak lama peristiwa itu sekali muncul hangat senyumnya manis sekali lalu pergi memilih tempat dan langinya atau langitnya sendiri yang membahagiakan tentu baginya................