Skip to main content

Merangkul Seluk Beluknya

 


Bila menilik ....
Kancah umum keinginan 
Tanya dari mereka yang datang 
Pada bagian yang mana 
Semua cerita miliknya berawal
Menjadi sebuah cerita cinta 
Atau cerita propaganda..
Bahkan sebagai cinta buta 

Seolah akan jadi...
Mencengangkan dia sendiri 
Juga siapa pun yang membawanya 
Mengapa bisa menjadi sedemikian 
Merasa jadi lebih lama 
Walau hanya untuk mencari 
Sepotong bagian saja darinya....
Bagaimana rancangan itu 
Datang karena diminta 
Mungkinkah ada 
Dengan begitu saja 
Menyulitkan bila tuangan waktu 
Meneguk tanya akan terlewatnya 
Sebuah puncak dan titik pertanda 
Ukuran masa yang pernah diletakkan 
Dihilangkan hingga dimunculkan 
Oleh penglihatan seolah sebagai sebuah kenangan juga mimpinya kala tertidur di depan perapian menanti dirinya ketika itu..

Sebagai pemahamannya 
Seolah setiap seluk beluk akan wilayah 
Yang telah terlarang untuk orang datang 
Dikenalinya dengan sangat rinci tanpa terabaikan setiap sudutnya....

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...