Skip to main content

Lewati Masa Sendiri

 


Begitu yang terjadi 

Tentangmu ...

Duhai kekasih hati yang ada 

Sebagai kenyataan yang telah berlalu 

Walau mengenalmu bukan dalam buku sejarah yang telah usang 

Namun masih terbuka benang -benang halus buat merenda kasih...

Mungkinkah untuk kita lalui lagi...

Tiada hasrat hati terdalam menempatkanmu untuk jadi yang kesekian bagi muara hati...

Tidak pula terbersit keinginan buat menempatkan perjumpaan denganmu tanpa terisi sedikit makna ...

Apalagi menganggap dirimu yang istimewa hanya semacam alternative belaka...

Namun dibalik itu semua sebenarnya lebih memandang diri sendiri yang sangat kecil untuk dapat mengatakan kepantasan apa yang layak kuberi bila dapat bersanding atau setidaknya dekat dengan dirimu....

Engkau telah terlalu tinggi untuk bagiku dapat hanya sekedar mendekat apalagi mengenali setelah semakin tinggi dan dikenali bahkan oleh mereka yang penuh prestasi tinggi, berambisi dan semenarik bidadari serta bersedia apa saja buat dirimu... membayangkan saja bukankah itu sudah bikin ngelu...?

Walau demikian kesendiriaan ini jangan kau pikir sebagai kekecewaan pada dirimu, sama sekali bukan ; engkau terlalu sempurna bagiku dan kuyakini suatu saat kau dapat menemuiku lagi, karena pintu itu sebenarnya selalu terbuka buatmu....



Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja