Skip to main content

Kesibukan?

Bertanya -tanya dalam banyak cara 

Kupandang ia punya keinginan yang dalam 

Seperti apa agar ia mengerti ada benih hidup....

Meskipun kecil namun bersinar pada apa adanya dia membawakan keadaan dirinya...

Kepulangan yang menempuh jalan panjang ini pun ada karena benih cinta....

Ruangan yang dulu bermeja lebar tempat dimana banyak kesibukan dilewati dan aneka rencana dituang dan diolah dalam kebersamaan menunjukkan banyak hasil yang dianggap kenyataan...

Penugasan yang jauh dan panjang dan janji akan kemajuan yang  dalam jenjang karir membuat tempat itu harus ditinggalkan...

Kenyataan seiring perjalanan waktu tanpa mengerti apa yang terjadi di sini ....

Ruangan yang penuh kenangan dan meja tempat menuang banyak gagasan telah berpenghuni lain karena formasi penempatan...

Banyak wajah asing bagai berpaling dan menghindar untuk bercerita lebih...

Untuk apa terlalu menguras otot dan emosi mencari -cari apalagi merebut tempat yang tidak jelas lagi peruntukannya bagi pestise hampa..tanpa....

Kenyataan lain ditambah adanya kekotoran yang ditinggalkan pada meja yang membuat pikiran menjauh dan enggan menyibukkan pikir mengeja suasana baru yang ternyata bukan baru yang lebih baik....

Baru beberapa kehadiran yang digadang kepulangan dengan membangun gairah lebih di tempat itu sudah jauh berbeda... 

Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan titel atau kursi atau kepangkatan atau tidak punya kesibukan....

Menyibukkan diri bisa tak terbatas....

Tapi ada hal lain yang orang bilang lebih prinsip .... jangan berpikir cinta telah hilang namun bagian yang sedang ingin kamu tanyakan dan belum tahu cara bertanya.... hhhmmmm... jangan komentar kalau seperti orang yang sok tahu... 

Orang tua sudah tahu dan tinggal gong kepastiannya.!


apalagi jika hanya bernama kesibukan 

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja