Skip to main content

Hantu Kaca Tidak Seperti Skeleton

Burung hantu jelas
Burung seperti burung lain 
Punya sayap, cakar, paruh dan mata 
Pembeda dengan burung yang lain 
Kebutuhannya dan kebiasaannya untuk bertahan hidup juga punya caranya....
Sudah tahu tentangnya tidaklah ...
Namanya harus jadi bikin takut....


Namun kaca itu...
Ya... ia yang terkadang 
Bahkan sering memunculkan...
Katakutan para perindu cinta sejati 
Cinta yang didambanya ....
Sebagai yang selalu memiliki arti 
Menguatkan diri namun sering berubah...
Laksana bedebah menanam benih ketakutan 
Menyebar ketidakberdayaan pada yang memandangnya....
Kaca yang lama digadang dan disayang...
Akankah masih dapat dipandang...
atau hanya untuk dikenang sering kini.. menjadi tanya belaka ....
Yang bertandang urung menyatakan cinta yang ingin dituang
Rasa terpaksa memberi diri menunda kata mengalir akan maksudnya hati...
Dan itu...
Belum seberapa menukik 
Sekencang kepakan sayap pemangsa 
Dengan tajamnya arah meraih mangsanya
Bila menyempatkan mendengar 
Rintihan sedih bidadari mengamati...
Dan terus bertanya bagaimana bisa...
Paras cantiknya yang halus kini menjadi keriput saat muncul di sana...
Kaca itu terkadang tidak pandang bulu 
Semua dibuat menjadi malu...
Gambaranya siapa dulu yang dapat 
Mengembalikan kaca itu...
Atau siapa yang mampu menemukan 
Cara terbaik menemukan cinta sejatinya 
Di sana....
Akankah jadi sebuah sayembara negeri impian kelak?

 

Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja