Skip to main content

pijat gelombang

apa maumu .....
pasrah atau berserah
memilih melayang bebas
atau tertelungkup semau hati
terlentang membebaskan bentang

bersembunyilah ragamu
sejauh tempuh kau bisa
jika sering itu hanya suara
dan juga belum dapat kau dengar
kenalilah urat dan denyut nadimu
bukan lagi jamahan dari luar yang menyapa

asingkah bagimu...
pertanda semu yang datang
terruntuk bukan untuk yang lain
kaukenali istilah keistimewaan

ini bukan pilihan
dimana pun kamu ada

menjauhlah sejenak
meyakinkan diri yang ragu
bila enkau masih membutuhkan

waktu untuk bisa menimbang rasa
bahwa semua bukan rekayasa semata
kehidupan diluar tubuhmu melukis hidup
beda bunyi beda suara kemana jua

kan datang
bercara segera
entah apa akan kau pilih
agar mengerti setitik isi
walau pinta setitik tinta
tetap lengkap setelah usai
kicau terhenti menyusul terbannng. 



Comments

Popular posts from this blog

LamBat STel

Sangat menyari  Aku bukanlah seorang penari  Latar belakangku bukan penari  Pun sebagai seorang penari latar  Namun sangat mengagumi mereka  Yang memiliki kemahiran akan ini  Terkadang juga mudah larut  Dalam sajian musik yang indah  Sesekali juga mengikuti nyanyiannya Apabila memang terasa pas dihati  Tak juga perlu sembunyi meskipun... Jauh dari nyaringnya botol kosong  Juga untuk apa malu jika seperti batu  Yang dilampar dan terjatuh hasil suaranya... Anggaplah seperti nikmatnya  Dengan, ngegym  dan olah tubuh dan disinilah ia mulai kukenal.... Darinya juga aku mulai belajar.... Biar aja dibilang basi atau cuma bisa ikutan doang....

Sambil Lewat

sambil lewat tidak mengatakan jika yang penting lewat dan menidakpentingkan yang disambil ia hanya kebetulan peristiwa yang sudah diduga se[perti olahraga ada rasa suka juga hati jadi gembira keringat tidak dalam cerita namun ia tidak bicara bahwa deirinya nyata sebagai pelengkapnya keadaan tubuh yang bahagia , Seolah sudah lama  Tidak kunjung sampai  Adakah yang dapat ditanya Tidak berselang jam Ternyata ada juga, ia tampak serius  Mengamati dedaunan di kebunnya... "Maaf paman, saya belok ke sini mau tanya  apa ini mengganggu?" Kucoba memberanikan diri. "Datangmu tidak mengganggu, apa yang bisa saya bantu?" ternyata terdengar suaranya lembut dan wajahnya menggambarkan orang ramah. Obrolan demi obrolan tanpa terasa berlangsung begitu saja, hingga informasi yang ingin kupastikan akan rute pilihan melewati sini pun sudah tepat. Terimakasih tiada tara akan peristiwa itu bukan karena mendapat pengakuan hingga petunjuk saja, karena sadar bahwa tidak sia -sia sudah melewa...

Apa Dapat

Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sekali bukan untuk  Mengatakan tidak ada yang diingat  Namun setidaknya Ada... ya ada.. gitu aja